Sensing

Sensing dikenal dengan “Kecerdasan Inderawi” yang memiliki kelebihan pada panca-indra yang lebih sensitif. Stimulus yang ia terima melalui panca-indra cenderung mudah ditangkap dan direspons. Kecerdasan Sensing menunjukkan dominasi limbik kiri. Di limbik kiri terdapat talamus yang berfungsi sebagai pusat pengaturan indrawi. Sensing adalah salah satu diantara 5 MK tersebut. Identitas mesin kecerdasan berubah menjadi kepribadian ketika MK digandengkan dengan jenis kemudi dibelakangnya. Jenis kemudi kecerdasan hanya ada 2, yaitu introvert dan extrovert. Di konsep stifin, I ditulis dengan huruf besar karena pengaruhnya sebagai MK lebih besar dari i yang ditulis dengan huruf kecil yang berperan hanya sebagai kemudi kecerdasan.

Jadi sensing terdiri dari sensing introvert (Si) dan thinking extrovert (Se).

Sensing introvert adalah jenis kepribadian yang berbasiskan kecerdasan lima indera yang proses kerjanya dikemudikan dari dalam dirinya menuju keluar dirinya. System operasi pada tipe Si berada dibelahan otak bagian bawah disebelah kiri atau disebut sebagai limbic kiri. Pada limbic kiri tersebut yang menjadi kemudi keceradannya berada dilapisan putih yang letaknya dibagian dalam. Limbic kiri putih itulah yang menjadi system operasi tipe Si.

Sensing extrovert adalah jenis kepribadian yang berbasiskan kecerdasan lima indera yang proses kerjanya dikemudikan dari luar dirinya menuju dalam dirinya. System operasi pada tipe Si berada dibelahan otak bagian bawah disebelah kiri atau disebut sebagai limbic kiri. Pada limbic kiri tersebut yang menjadi kemudi keceradannya berada dilapisan abu-abu yang letaknya dibagian luar atau permukaan otak. Limbic kiri abu-abu itulah yang menjadi system operasi tipe Se.