KEHILANGAN SEGALANYA

Mungkin suatu kali kita kehilangan barang, kendaraan, rumah, atau seluruh harta kita. Sudah layakkah kita berputus asa dari rahmatNya? Boleh jadi itu adalah ujian atau penghargaan karena kita dianggap layak untuk dinaikkan kalibernya.

Cara bangkit dari keterpurukan ikuti petunjuk agamamu dan petunjuk genetikmu. Secara universal bagi yang merasa ini sebagai ujian kenaikan maqam akan ditingkahi dengan mendekat kepadaNya dan banyak beribadah, banyak istighfar. Bagi penggerutu mereka akan terjerembab dalam kesusahan yang tiada ujung. Dan akhirnya akan berputus asa dari rahmatNya.

Kata kunci untuk bangkit mengikuti petunjuk genetik adalah sbb: Sensing langsung memulai dari apa yang bisa dilakukan. Thinking cari data base proyek-proyek lama yang bisa dihidupkan kembali. Intuiting langsung cari ide sederhana yang bisa diolah, Feeling cari teman yang bisa menolong atau bisa diajak kerjasama, dan Insting hijrah ke tempat baru, komunitas baru, atau cari garapan baru.

Petunjuk genetik tersebut hanya menjadi kecenderungan. Bisa jadi situasi-situasi khusus yang berlaku di setiap keluaga akan berbeda-beda. Demikian juga kapasitas dan kelas kehidupan masing-masing berbeda. Pada peringkat awal (pencarian jati diri) akan sibuk dengan dirinya yang belum tuntas mengenali dirinya. Pada peringkat kedua akan memanfaatkan ketangguhannya untuk bangkit. Pada peringkat ketiga justru akan bangkit dengan banyak memberi di balik keterbatasannya. Pada peringkat keempat sudah sampai pada kaliber memanfaatkan kedekatan denganNya untuk dibimbing menemukan pilihan-pilihanNya dan bertawakkal penuh akan hasilnya.

Tidak perlu menunggu kehilangan segalanya terjadi pada kita semua. Bersiaplah untuk menghadapi situasi terburuk. Dan jika ingin hal terburuk itu tidak terjadi maka berdzikirlah ■ 230618

Farid Poniman
Penemu STIFIn“`